Nilai Kehidupan
Pagi hari setelah terbit fajar, salma terlihat terburu-buru untuk pergi ke sekolah karena ia ingin cepat-cepat melihat informasi kelulusan tes penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, saat telah sampai di pintu gerbang sekolah salma bertemu dengan rika teman akrab salma.
"Eh ma gimana udah liat pengumuman belum?"
Salma "belum nih makanya gue juga sengaja dateng pagi-pagi"
"Yaudah yuk cepetan kita liat udah ga sabar nih gue"
Akhirnya mereka berdua menuju mading sekolah.
Ketika salma mencari-cari namanya dari urutan atas sampai ke bawah akhirnya salma menemukan namanya dia dan rika diterima di universitas negeri ternama di jakarta dengan fakultas sosio sedangkan Reza pacar salma dia di terima di universitas ternama di london dengan fakultas bahasa. seketika salma mengetahui bahwa pacarnya reza diterima di universitas yang cukup jauh di london salma termenung
"Ma, Lo kenapa ko mukanya keliatan ga seneng gitu padahal kan lo diterima juga kan?" Kata Rika
Salma "Iya gue diterima sih allhamdulilah, Tapi reza..."
Rika " emang kenapa si reza ?"
"Dia kuliah di london rik" Salma
Rika "Hah? Jauh banget terus gimana sama hubungan kalian berdua?"
Salma "Gatau deh rik mungkin itu cita-cita dia buat kuliah di london gue cuma bisa dukung dia, meskipun gue berat hati harus hubungan jarak jauh sama dia"
"Sabar ya ma mungkin ini cobaan buat kalian berdua semua orang pasti bakalan ngerasain pait-paitnya kehidupan dulu" ujar rika
"iya thanks ya rik" salma
Ketika salma sedang duduk ditaman sekolah tidak sengaja salma mendengar percakapan antara reza dan aldi yang sedang membicarakan sesuatu
"Selamat ya sob lo diterima di universitas di london kapan berangkat nih?" Aldi
"Haha yoi, 2 Minggu lagi mungkin gue berangkat" Reza
"Oya Gimana cewe lo si salma dia udah setuju kalo kalian bakalan hubungan jarak jauh?"
Reza "Gatau gue sih ga mikirin dia, yang penting gue bisa kuliah di london lagian di london juga banyak ko cewe yang lebih cantik dan tajir lebih dari dia"
"Bisa bisa nya reza bilang begitu padahal gue sayang banget sama lo za kenapa lo secepat itu ngelupain gue?" Ujar salma dalam hati
Memang reza adalah seseorang yang amat sombong, angkuh, dan sering usil kepada temannya tetapi setelah ia kenal dengan salma, salma mampu membuat hati reza yang angkuh bertekuk lutut di hadapan salma.
Setelah mendengar semuanya salma hanya pasrah dengan apa yang terjadi. Reza pamit kepadanya dan dia mengatakan dia akan kembali untuknya, akhirnya reza pergi meninggalkan indonesia dan pergi ke london untuk kuliah. Sedangkan salma dan rika menjadi mahasiswa di indonesia.
Sebulan kemudian salma hendak menelfon reza yang sedang berada di london ketika salma mencoba menelfon reza ternyata reza sedang menelfon teman laki-laki di kampusnya berbarengan saat reza sedang menyetir mobil menuju kampus, ketika itu reza kehilangan kendali saat sebuah motor melintas dengan kecepatan penuh dihadapan mobil reza, reza menabrak sebuah pohon dan mengalami luka yang cukup parah di sekitar kepalanya. Saat itu reza langsung cepat di bawa ke rumah sakit akhirnya luka-lukanya teratasi dengan baik sayangnya reza harus kehilangan ke dua bola matanya atau reza mengalami kebutaan akibat benturan di kepalanya kata dokter. Ketika reza mengetahui hal tersebut reza sangat terpukul dan sampai-sampai ia tidak ingin bertemu dengan siapapun, mengetahui hal tersebut akhirnya keluarga reza memutuskan untuk reza pulang ke indonesia.
Setelah kejadian tersebut telah sampai kekuping salma dan akhirnya salma cepat-cepat menelfon ke rumah reza dan hendak ingin menemui reza. Kebetulan yang mengangkat telfon salma adalah ibunya reza dan ibunya mengatakan bahwa reza sedang tidak ingin menemui siapapun.
"Kenapa dia seperti itu padahal gue cuma mau jenguk dia gue sayang banget sama dia gue khawatir sama dia, kenapa sih za dari dulu sifat lo gapernah berubah"
Dengan bersandar di dinding kamar salma menangis, Hujan di luar mengingatkan kisah mereka sejak satu tahun yang lalu di SMA. Selama di indonesia reza dan keluarganya terus mencari informasi pendonor mata untuk reza agar reza dapat melihat lagi. Suatu hari seorang dokter menelfon kerumah reza dan mengatakan ada pendonor mata yang siap mendonorkan matanya tanpa dana sepeser pun saat ini juga, setelah reza di telfon akhirnya reza langsung menuju rumah sakit agar segera di operasi. Operasi pun berjalan lancar dalam hitungan ke 3 dokter, reza sudah dapat melihat kembali seperti normal dia berteriak kepada papa dan mamanya bahwa dia bisa melihat lagi.
Saat mengetahui hal tersebut salma senang sekali dan ingin rasanya bertemu reza akhirnya salma dan reza bertemu. Saat bertemu salma reza terkaget melihat salma yang menggunakan tongkat salma buta dan salma mengatakan bahwa dia mengalami kecelakaan jatuh dari tangga. Reza mengatakan dia tidak mungkin dan dia tidak ingin memiliki seorang kekasih yang buta, lantas setelah itu reza pergi meninggalkan salma sendirian.
setelah itu salma pulang dan menangis sendiri setelah itu salma menulis surat dengan secarik kertas bertuliskan
"Hidupku hanya untuk mu bahagia reza aku ingin bisa hidup dengan mu aku ingin melihat mu berubah, aku ingin melihat mu bisa menghargai kehidupan seseorang di sekitarmu" -Salma-
Setelah itu di gulungnya kertas tersebut lalu di masukan kedalam botol berpita
maksud dari botol tersebut adalah harapan salma yang mungkin saja akan terwujud untuk reza
Setahun kemudian reza melanjutkan kuliahnya di indonesia. Dia berhubungan dekat dengan teman salma rika, dan tidak di sangka reza menyukai rika dan ingin menyatakan rasa sukanya pada rika. Reza mengajak rika untuk makan malam di luar pada saat itu reza hanya ingin menambah bahan obrolan saja pura-pura menanyakan keadaan salma, Setelah itu rika menceritakan dengan spesifik keadaan salma, dan rika mengatakan bahwa yang mendonorkan mata reza adalah salma. Setelah mendengar perkataan yang keluar dari mulut rika reza terkaget
"APA??? ko lo ga ngasih tau ke gue kalo salma yang donorin matanya ke gue?"
Rika "ya gue pikir sih lo udah tau, makanya gue bilang setega itu lo mutusin dia padahal dia yang udah donorin matanya ke lo"
"gue bener-bener gatau rik kalo kejadianya bakal kaya gini" reza
"Awalnya gue benci sama lo za, cukup tau gue sama sifat lo yang bener-bener keterlaluan sama salma waktu lo di london dia berusaha mati-matian nelfonin lo dari sini tapi handphone lo selalu sibuk, inget za dia cuma pengen lo tuh berubah adanya dia dalam hidup lo harusnya buat lo berubah tapi ternyata?Lo sama aja lebih-lebih dari sekedar angkuh!"
"Sorry rik gue bener-bener gatau"
"Minta maaf bukan sama gue tapi sama salma" Rika
"Sekarang dia ada dimana?"
"Dia ada di Singapore dia dapet beasiswa disana, satu lagi za ini titipan dia buat lo dari satu tahun yang lalu waktu lo mutusin dia di saat lo tau dia buta"
Setelah mengetahui hal tersebut reza sangat amat menyesal sekali telah melakukan hal setega itu kepada salma. Dan reza terus mencari keberadaan salma tetapi selalu gagal. Apalagi setelah reza membaca surat yang diberikan salma selalu ia bawa kemanapun dia pergi sambil mencari-cari salma.
Hal yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah jangan menjadi orang yang sombong dan terlalu angkuh, dan hargailah kehidupan seseorang disekitar walaupun di lahirkan dengan kasta yang berbeda namun memiliki makna tersendiri bagi kehidupanya masing-masing. Cintailah orang yang masih setia ada untukmu dan menerima segala kekurangan mu yang ada. Cintailah seseorang apa adanya bukan ada apanya. (Hanna)
Cerita ini saya buat sendiri tanpa mengutip dari cerita orang lain, mohon maaf apabila ada kesamaan cerita atau penulisan nama yang sama.
Jenis: Cerpen
Oleh
Hanna Safira
Komentar
Posting Komentar