Ketika kamu menyukai orang lain kamu mengatakan bahwa dia tidak menyukaimu dan akulah yang berusaha membuat mu tegar, ketika kamu memiliki orang lain aku pula orang yang pertama kali merasa senang atas hubungan itu, ketika kamu putus denganya aku berusaha untuk mendekatkan kembali pertemanan kita , ketika kamu kembali denganya kamu semakin menjauh dari pertemanan kita, seolah-olah tidak ada namaku di dalam daftar teman mu , bahkan 1 pesanku pun tidak ada yang kau balas satupun ketika hubungan kau denganya harus berakhir kembali kau bercerita seolah-olah hanya aku yang bisa mendengarkan mu. saat itu aku mulai cuek dan saat itu kau mengatakan bahwa diriku lah yang sombong sebenarnya aku telah sabar menerima sikap dari seorang sahabat seperti mu tapi apa harus aku permasalahkan mungkin kau hanya menghiraukanya saja. betapa sulitnya aku untuk mengembalikan pertemanan kita yang dulu kau selalu ingin bercerita , aku selalu memberimu masukan , tetapi waktu aku bercerita kau sama sekali tidak nyambung dengan apa yang sedang aku ceritakan harus selalu kau tau aku selalu ingin menjadi teman dekat mu tapi apa balasanmu? apa aku adalah teman mu yang selalu ada disetiap waktumu? apa kau adalah teman yang selalu ada untuku di saat kau susah ? Dan yang terakhir apa sampai saat ini statusku masih seorang sahabat mu? Aku tidak ingin mempermasalahkan nya , aku tidak ingin menganggumu jika kau mempunyai kekasih didalam hatimu dan menganggap kekasih lebih penting dibanding kan sahabat pergilah kau dengannya hapus namaku dari daftar nama teman mu ketika kau merasa sahabat lah yang lebih penting maka kau akan senantiasa mengingatku di setiap waktumu aku tidak akan membuat mu susah untuk menjadi sahabatku
Catatan ini ku buat hanya untuk mengingatkanmu betapa berharganya nilai persahabatan untuku
Komentar
Posting Komentar